1. Beranda
  2. Ekonomi

BI Luncurkan GPIPS Sumatera 2026, Fokus Perkuat Produksi hingga Distribusi Pangan

Oleh ,

Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali saat membuka GPIPS Sumatera 2026 di Banyuasin, menekankan penguatan pasokan pangan.

GIMIC.ID, BANYUASIN – Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) menjadi strategi baru dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan guna mewujudkan ketahanan pangan nasional. Program ini menjawab tantangan pengendalian inflasi yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, cuaca ekstrem, hingga karakter komoditas pangan yang musiman.

Hal itu disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Ricky P. Gozali, dalam pelaksanaan GPIPS Wilayah Sumatera 2026 di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (11/2/2026).

Menurut Ricky, pendekatan yang dilakukan kini tidak lagi semata berorientasi pada stabilisasi harga jangka pendek, tetapi juga penguatan pasokan secara struktural melalui program yang inovatif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah, kementerian/lembaga, pelaku usaha, serta wakil rakyat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, memberdayakan petani, dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

BI mencatat, pada 2025 inflasi nasional berada di angka 2,92 persen (year on year) atau masih dalam rentang target 2,5±1 persen. Namun pada Januari 2026 meningkat menjadi 3,55 persen, terutama dipicu kelompok pangan bergejolak. Karena itu, penguatan pengendalian inflasi pangan dinilai perlu terus dilakukan agar tetap berada pada kisaran 3–5 persen.

Dalam forum tersebut, Ricky memaparkan tiga strategi utama. Pertama, peningkatan produksi pangan terutama hortikultura melalui penggunaan bibit tahan cuaca, teknologi adaptif, dan pengaturan pola tanam yang terkoordinasi. Kedua, memperlancar distribusi dan konektivitas antarwilayah melalui efisiensi logistik dan optimalisasi kerja sama antardaerah (KAD). Ketiga, memperkuat sinergi pusat dan daerah, termasuk pemanfaatan data neraca pangan dan penguatan peran BUMD pangan sebagai offtaker.

GPIPS sendiri merupakan penguatan dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dengan tiga pembaruan utama, yakni penguatan sisi hulu, stabilisasi harga jangka pendek yang lebih komprehensif, serta peningkatan sinergi pusat dan daerah.

Ke depan, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan klaster pangan, peningkatan produktivitas, dan penguatan kelembagaan petani sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-EL)

Baca Juga