Kejari Karo Gelar Jaksa Masuk Sekolah di SMA Swasta Masehi Berastagi
Kasi Intelijen Kejari Karo Dona Martinus Sebayang bersama jajaran saat memberikan penyuluhan hukum dalam program Jaksa Masuk Sekolah di SMA Masehi Berastagi.
GIMIC.ID, KARO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo kembali melaksanakan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) sebagai upaya meningkatkan pemahaman hukum bagi generasi muda. Kegiatan kali ini digelar di SMA Swasta Masehi Berastagi dan diikuti antusias oleh para siswa dan siswi.
Program tersebut merupakan bagian dari tugas dan fungsi kejaksaan dalam memberikan edukasi hukum sebagai langkah preventif, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter kepada pelajar sejak dini.
Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Karo Dona Martinus Sebayang, S.H., M.H. Para materi disampaikan oleh Kasubsi I Andrew Damara Bais, S.H, Plh Kasubsi II Zakia Ultari Ginting, S.H, serta Jaksa Fungsional Intelijen Putri Agita Milala, S.H., M.H.
Dalam pemaparannya, para jaksa memberikan pemahaman mengenai berbagai tindak pidana yang paling banyak melibatkan anak di Kabupaten Karo, baik sebagai pelaku maupun korban. Di antaranya kecelakaan lalu lintas, penganiayaan, pencurian, narkotika, perlindungan anak, hingga tindak pidana berbasis teknologi informasi serta potensi paparan radikalisme dan terorisme.
Kasi Intelijen Kejari Karo, Dona Martinus Sebayang, menegaskan bahwa program JMS bukan hanya sekadar penyuluhan, tetapi merupakan bentuk kehadiran negara untuk membekali pelajar dengan kesadaran hukum.
“Melalui program Jaksa Masuk Sekolah ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi hukum. Harapannya, para siswa bisa lebih berhati-hati dalam bergaul dan tidak terjerumus pada perbuatan melawan hukum,” ujarnya.
Selain itu, siswa juga diberikan materi tentang pentingnya pendidikan karakter serta nilai-nilai antikorupsi seperti kejujuran, kepedulian, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, kesederhanaan, keberanian, dan keadilan.
Menurut Dona, penguatan karakter menjadi benteng utama agar generasi muda mampu menghadapi berbagai tantangan sosial di era digital.
“Anak-anak kita adalah generasi penerus bangsa. Jika sejak dini sudah memahami hukum dan memiliki karakter yang kuat, maka mereka akan menjadi pribadi yang bertanggung jawab serta mampu membawa daerah ini ke arah yang lebih baik,” tambahnya.
Pihak sekolah pun menyambut baik kegiatan tersebut. Program JMS dinilai sangat membantu pelajar dalam memahami risiko hukum dari berbagai tindakan yang kerap terjadi di lingkungan remaja.
Melalui kegiatan ini, Kejari Karo berharap kesadaran hukum di kalangan pelajar semakin meningkat dan mampu menekan potensi pelanggaran hukum yang melibatkan usia anak.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar