Kabar Tim KPK Berada di Medan Menguat, Diduga Dalami Sejumlah Kasus Korupsi
Ilustrasi Gedung Merah Putih KPK. Beredar informasi tim penyidik berada di Medan untuk mendalami dugaan korupsi di Sumut.
GIMIC.ID, MEDAN – Informasi mengenai keberadaan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Medan, Sumatera Utara, menguat pada Jumat (6/2/2026). Kehadiran penyidik lembaga antirasuah itu disebut-sebut berkaitan dengan penelusuran sejumlah dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di wilayah Sumut.
Sejumlah sumber menyebut, tim KPK bahkan telah berada di Medan dalam kurun waktu cukup lama. Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari lembaga tersebut mengenai agenda maupun pihak yang akan dimintai klarifikasi.
“Lagi di sini, tapi belum tahu persis memeriksa apa,” ujar seorang sumber yang mengaku mengetahui keberadaan tim KPK di Medan. Ia meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Menurutnya, kedatangan penyidik hampir pasti berkaitan dengan pengembangan perkara korupsi yang sebelumnya telah ditangani di Sumatera Utara.
“Kalau bukan karena dugaan korupsi, ngapain datang,” tambahnya.
Adapun salah satu kasus besar yang mencuat adalah dugaan korupsi pembangunan jalan dengan nilai proyek mencapai sekitar Rp231 miliar. Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara, Topan Obaja Ginting, sebagai tersangka.
Selain itu, perhatian publik juga tertuju pada kemungkinan pemeriksaan terhadap sejumlah nama yang sebelumnya pernah disebut masuk daftar saksi, di antaranya Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Sumut, Dikky Anugerah.
Pada tahun lalu, KPK memang pernah merilis rencana pemanggilan sejumlah saksi terkait perkara tersebut, termasuk dua nama itu. Namun hingga kini, proses pemeriksaan terhadap yang bersangkutan belum terlaksana.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, sebelumnya menyampaikan bahwa tim penyidik memang belum melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang dijadwalkan.
“Terkait dengan perkara Sumut ya, untuk pemanggilan rektor yang bersangkutan tidak hadir,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2025).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak KPK mengenai detail kegiatan tim di Medan maupun jadwal pemeriksaan lanjutan. Namun keberadaan penyidik di daerah dinilai menjadi sinyal bahwa penanganan perkara korupsi di Sumatera Utara masih terus berjalan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)