1. Beranda
  2. Hukum & Kriminal
  3. Pemerintahan
  4. Politik

GARUDA Desak Wali Kota Medan Copot Sekda, Soroti Dugaan “Calo Mutasi” ASN dari Luar Daerah

Oleh ,

Massa GARUDA Kota Medan menggelar aksi di Kantor Wali Kota Medan, mendesak pencopotan Sekda terkait dugaan praktik mutasi ASN bermasalah.

GIMIC.ID, MEDAN – Tekanan terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Wiriya Alrahman, kian menguat. Gerakan Rakyat Untuk Demokrasi Anti-Korupsi (GARUDA) Kota Medan secara terbuka mendesak Wali Kota Medan agar segera mencopot Sekda menyusul mencuatnya dugaan praktik “calo mutasi” Aparatur Sipil Negara (ASN) dari luar daerah ke lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Desakan tersebut disampaikan GARUDA dalam aksi unjuk rasa di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (5/2/2025). Dalam pernyataan sikapnya, massa menyebut isu yang berkembang bukan persoalan sepele, melainkan dugaan serius yang dinilai berpotensi merusak marwah birokrasi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah.

GARUDA menilai, apabila dugaan keterlibatan Sekda dalam praktik mutasi ASN dari luar daerah itu terbukti, maka Wiriya Alrahman dianggap tidak lagi layak menduduki jabatan strategis sebagai koordinator birokrasi di Kota Medan.

“Jabatan Sekda adalah simbol integritas birokrasi. Jika muncul dugaan praktik calo mutasi ASN, maka sudah selayaknya Wali Kota Medan mengambil langkah tegas dengan mencopot Sekda demi menjaga kepercayaan publik,” tegas pernyataan sikap GARUDA.

Menurut GARUDA, mutasi ASN seharusnya dilaksanakan berdasarkan kompetensi, kebutuhan organisasi, serta prinsip sistem merit yang transparan dan profesional sebagaimana diatur dalam tata kelola kepegawaian.

Namun, mereka menyebut beredarnya informasi di tengah masyarakat dan media sosial terkait adanya belasan ASN dari luar Kota Medan yang diduga dimutasi untuk menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemko Medan.

Beberapa nama yang disorot antara lain Citra Effendi Capah, Rio Van Barobo, dan Khairul Azhar. Citra Effendi Capah disebut telah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Perdagangan. Sementara dua nama lainnya diduga akan segera menyusul menempati posisi Plt kepala dinas di instansi lain.

Kondisi ini memunculkan tanda tanya di kalangan aktivis. GARUDA mempertanyakan alasan ASN dari luar daerah diberi ruang pada jabatan strategis, sementara ASN internal Kota Medan dinilai banyak yang memiliki pengalaman dan kompetensi, namun belum diberdayakan secara optimal.

“Kami melihat ada dugaan permainan kekuasaan yang berpotensi mengarah pada kepentingan pribadi. Jika benar terjadi, ini adalah pengkhianatan terhadap profesionalisme ASN dan pelayanan publik,” lanjut pernyataan GARUDA.

Selain mendesak pencopotan Sekda, GARUDA juga menyampaikan sejumlah tuntutan. Mereka meminta Pemko Medan segera memberikan klarifikasi resmi terkait mekanisme, prosedur, serta dasar hukum mutasi ASN dari luar daerah.

GARUDA juga mendesak penghentian sementara seluruh proses mutasi ASN dari luar daerah hingga dilakukan pemeriksaan secara transparan dan akuntabel. Mereka mendorong audit internal serta investigasi independen oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) atau lembaga berwenang lainnya untuk menelusuri dugaan praktik transaksional dalam mutasi jabatan.

Apabila ditemukan penyalahgunaan kewenangan, GARUDA meminta seluruh pihak yang terlibat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sebagai bentuk transparansi, mereka juga menuntut agar hasil investigasi nantinya dipublikasikan kepada masyarakat.

Aksi GARUDA menambah tekanan terhadap jajaran Pemerintah Kota Medan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Sekretaris Daerah Kota Medan maupun pihak Pemko Medan terkait desakan pencopotan jabatan serta dugaan yang disampaikan massa aksi.

GARUDA menegaskan, gerakan ini merupakan bentuk kontrol sosial untuk menjaga profesionalisme ASN, mempertahankan kepercayaan masyarakat, serta memastikan pemerintahan Kota Medan berjalan dalam koridor bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-Avid)

Baca Juga