KAI Sumut Awali 2026 dengan Distribusi 58 Ribu Ton Barang, Angkutan Paket Retail Melonjak Tajam
Petugas memuat paket barang hantaran penumpang ke dalam gerbong kereta api, mendukung layanan pengiriman logistik cepat dan aman KAI Divre I Sumatera Utara.
GIMIC.ID, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) mencatat kinerja positif di awal tahun 2026. Dalam satu bulan pertama, volume angkutan barang yang didistribusikan melalui moda kereta api mencapai 58.283 ton.
Lima komoditas utama masih menjadi tulang punggung angkutan barang KAI, yakni karet (latex), minyak sawit mentah (CPO), petikemas, bahan bakar minyak (BBM), serta paket kiriman retail.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan kereta api tetap menjadi pilihan mitra logistik karena keunggulan efisiensi dan keamanan.
“Para mitra angkutan masih memilih kereta api sebagai moda distribusi karena sekali jalan dapat mengangkut dalam jumlah besar, waktu tempuh lebih pasti, dan keamanan barang lebih terjamin hingga sampai tujuan,” ujarnya.
Tren paling menonjol terlihat pada layanan Barang Hantaran Penumpang (BHP) atau paket retail. Sepanjang Januari 2026, volume angkutan BHP mencapai 690 ton, melonjak lebih dari dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya 325 ton.
Peningkatan ini didorong oleh tingginya aktivitas belanja masyarakat menjelang hari besar keagamaan serta libur panjang awal tahun. Layanan pengiriman paket ini tersedia melalui rangkaian KA Sribilah Utama tujuan Rantau Prapat dan KA Putri Deli tujuan Tanjungbalai.
“Layanan tidak hanya tersedia di stasiun keberangkatan dan tujuan, tetapi juga di stasiun antara tempat pemberhentian kedua kereta tersebut,” jelas Anwar.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengirim berbagai jenis barang, mulai dari dokumen penting, sepeda, sepeda motor, makanan olahan, hingga hewan peliharaan. Kecepatan serta keamanan pengiriman menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat memanfaatkan jasa kereta api untuk distribusi produk unggulan daerah.
Selain paket retail, pengiriman BBM juga menunjukkan peningkatan signifikan. Pada Januari 2026, total BBM yang diangkut mencapai 31.937 ton, naik 22 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat 26.148 ton.
Pasokan energi tersebut dikirim dari Stasiun Labuan menuju Siantar dan Kisaran guna menjaga ketersediaan Pertalite, Bio Solar, hingga Pertamax di SPBU, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
KAI Divre I Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran distribusi logistik melalui jalur kereta api yang aman dan andal.
“Kelancaran distribusi ini menjadi kunci agar roda perekonomian masyarakat Sumatera Utara tetap bergerak stabil dan tumbuh lebih cepat. KAI akan terus memastikan setiap komoditas sampai ke tujuan tepat waktu demi mendukung kemajuan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” tegas Anwar.
Kinerja awal tahun ini menunjukkan peran strategis kereta api tidak hanya sebagai angkutan penumpang, tetapi juga sebagai tulang punggung logistik yang efisien, aman, dan ramah lingkungan di wilayah Sumatera Utara.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)