BNCT Fokus Efisiensi, Keselamatan, dan Keandalan Operasional di Awal 2026
Aktivitas bongkar muat peti kemas di PT Belawan New Container Terminal (BNCT) yang terus memperkuat efisiensi layanan dan keselamatan operasional.
GIMIC.ID, MEDAN — Memasuki awal tahun 2026, PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menegaskan komitmennya dalam memperkuat efisiensi layanan, keselamatan kerja, serta keandalan operasional terminal. Fokus ini menjadi pijakan utama BNCT dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang konsisten, aman, dan berdaya saing bagi para pengguna jasa di Pelabuhan Belawan.
Awal tahun dipandang sebagai momentum strategis untuk memastikan seluruh sistem, sumber daya, dan prosedur kerja berada dalam kondisi optimal sejak hari pertama operasional. Dengan pendekatan tersebut, BNCT berupaya menjaga kelancaran arus peti kemas sekaligus memberikan kepastian layanan kepada pelanggan di tengah dinamika logistik yang terus berkembang.
Sepanjang tahun 2026, BNCT memprioritaskan peningkatan produktivitas terminal melalui penguatan perencanaan operasional, pemeliharaan peralatan secara berkelanjutan, serta penguatan budaya keselamatan kerja di seluruh lini operasional. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas layanan sekaligus meningkatkan daya saing terminal dalam mendukung aktivitas perdagangan dan logistik regional.
Corporate Secretary PT Belawan New Container Terminal, Rizki Affandi Nasution, menegaskan bahwa aspek operasional dan keselamatan menjadi fondasi utama kinerja perusahaan tahun ini.
“Tahun 2026 kami awali dengan fokus yang jelas, yaitu memastikan layanan terminal berjalan efisien, aman, dan andal. Bagi BNCT, konsistensi operasional dan keselamatan kerja bukan hanya target, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja yang terus kami perkuat,” ujarnya.
Sebagai bagian dari strategi peningkatan kapasitas dan keandalan layanan, BNCT juga merencanakan penambahan peralatan operasional pada 2026. Penambahan tersebut meliputi 1 unit reach stacker, 1 unit empty container handling, serta 5 unit internal terminal vehicle (ITV). Investasi peralatan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas bongkar muat, mempercepat pergerakan peti kemas di dalam terminal, serta meningkatkan fleksibilitas operasional.
Dari sisi keselamatan, BNCT menempatkan aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sebagai fondasi utama operasional pelabuhan. Evaluasi prosedur kerja dilakukan secara berkala, disertai peningkatan kepatuhan terhadap standar keselamatan serta penguatan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat. Upaya ini bertujuan memastikan seluruh aktivitas terminal berlangsung aman, tertib, dan terkendali.
Tak hanya itu, BNCT juga terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif. Sinergi dengan otoritas pelabuhan, operator logistik, serta mitra kerja lainnya dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas layanan dan mendukung peran strategis Pelabuhan Belawan dalam rantai logistik regional maupun nasional.
“Dengan penguatan operasional dan penambahan peralatan yang kami rencanakan, BNCT optimistis dapat mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang solid dan terukur, sekaligus terus meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh pengguna jasa,” tutup Rizki.
Dengan berbagai langkah tersebut, BNCT menegaskan posisinya sebagai operator terminal yang berorientasi pada layanan prima, keselamatan, dan keandalan operasional guna mendukung kelancaran arus logistik di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)