Kakanwil Kemenag se-Indonesia Sepakat Wujudkan Penganggaran Berbasis Layanan Keagamaan
Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang membuka Rakor Perencanaan dan Penganggaran Kemenag 2026–2027 bersama Kakanwil Kemenag se-Indonesia di Medan.
GIMIC.ID, MEDAN – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) se-Indonesia berkomitmen mewujudkan penganggaran berbasis layanan keagamaan sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Komitmen tersebut mengemuka dalam Pertemuan dan Rapat Koordinasi Perencanaan dan Penganggaran 2026–2027 yang digelar di Aula Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sumatera Utara, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang. Turut hadir Kepala Biro Perencanaan dan Penganggaran Kemenag RI Kastolan, Ketua Forum Kakanwil Kemenag se-Indonesia H. Muhammad Tambrin, Kakanwil Kemenag Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, para Kakanwil Kemenag dari seluruh Indonesia, Kepala Bagian Tata Usaha, para Kepala Bidang, serta Pembimas.
Dalam sambutannya, Marwan Dasopang menegaskan pentingnya sinergi antara Kementerian Agama dan DPR RI dalam menyusun perencanaan serta penganggaran yang responsif, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ini momentum kita bersama untuk saling menguatkan antara pemerintah dan legislatif dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan. DPR terus berupaya membangun komunikasi dengan pemerintah untuk mendorong peningkatan anggaran,” ujarnya.
Politisi asal Sumatera Utara itu juga mengingatkan para Kakanwil agar menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab moral keagamaan demi keberlangsungan hidup umat.
Kakanwil Kemenag Sumut, Ahmad Qosbi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta. Menurutnya, forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi dalam merumuskan arah kebijakan.
“Forum ini penting untuk menyusun arah kebijakan perencanaan dan penganggaran Kemenag tahun 2026–2027 agar selaras dengan prioritas nasional dan kebutuhan daerah,” katanya.
Ia menekankan bahwa komitmen bersama dan kerja sama lintas wilayah menjadi kunci keberhasilan implementasi program di tahun mendatang.
Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan dan Penganggaran Kemenag RI, Kastolan, menegaskan bahwa setiap kebijakan dan program kerja Kemenag harus disusun berdasarkan data yang akurat, presisi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, kualitas data sangat menentukan arah kebijakan sekaligus realisasi penganggaran agar benar-benar menjawab kebutuhan layanan keagamaan masyarakat.
Melalui forum ini, para Kakanwil Kemenag se-Indonesia sepakat memperkuat perencanaan yang terintegrasi, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan keagamaan, sejalan dengan agenda pembangunan nasional.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)