1. Beranda
  2. Hukum
  3. Nasional
  4. Pemerintahan
  5. Politik

Pernyataan Kapolri Tolak Polri di Bawah Kementerian Tuai Sorotan, PP IPA Nyatakan Dukungan

Oleh ,

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan dalam forum resmi, berdampingan dengan Ketua Umum PP IPA Mhd. Amril Harahap yang menyatakan dukungan terhadap independensi Polri.

GIMIC.ID, JAKARTA — Pernyataan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan penolakan terhadap wacana penempatan institusi Polri di bawah kementerian menjadi sorotan publik. Pernyataan tersebut disampaikannya saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Senin (26/1).

Dalam forum tersebut, Kapolri mengungkapkan dirinya sempat menerima pesan yang menyinggung kemungkinan posisi “menteri kepolisian”.

“Kalau saya harus memilih, kemarin sudah saya sampaikan, bahkan ada beberapa orang yang menyampaikan ke saya lewat WA, ‘mau enggak pak Kapolri jadi Menteri Kepolisian?’,” ungkap Sigit.

Menanggapi hal itu, Kapolri menegaskan sikapnya yang menolak jika Polri ditempatkan di bawah kementerian. Bahkan, ia menyatakan lebih memilih menjadi petani dibanding memimpin institusi kepolisian dalam struktur tersebut.

“Saya tegaskan di hadapan bapak ibu sekalian dan seluruh jajaran bahwa saya menolak polisi di bawah kementerian. Kalau pun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” ujarnya.

Pernyataan itu mendapat respons tepuk tangan dari sejumlah anggota DPR yang hadir, termasuk Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.

Dukungan terhadap sikap Kapolri juga datang dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Al Washliyah (PP IPA), Mhd. Amril Harahap. Ia menilai Polri harus tetap berdiri sebagai lembaga negara yang independen dan langsung berada di bawah Presiden.

“Jangan coba merusak tatanan negara yang sudah jelas, sebagaimana diatur dalam TAP MPR No. VII Tahun 2000 dan UU No. 2 Tahun 2002. Ini juga merupakan mandat Reformasi 1998,” ujar Amril.

Menurutnya, penempatan kepolisian di bawah kementerian justru dinilai sebagai kemunduran dalam desain ketatanegaraan. Ia menegaskan bahwa independensi Polri penting untuk menjaga supremasi hukum yang akuntabel serta menjawab kebutuhan masyarakat akan rasa aman.

Amril juga menilai Komisi III DPR RI menunjukkan keberpihakan pada penguatan kelembagaan Polri agar tetap profesional dan independen dalam menjalankan tugas.

Di akhir pernyataannya, Amril mengapresiasi sikap Kapolri yang dinilai konsisten menjaga marwah institusi kepolisian. Ia berharap Polri tetap menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus dekat dengan masyarakat.

“Kita membutuhkan polisi yang kuat, profesional, dan presisi. Independensi kelembagaan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan hal tersebut,” tutupnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Baca Juga