1. Beranda
  2. BUMN
  3. Infrastruktur

Pelindo Regional 1 Layani 127 Kunjungan Kapal Bantuan Kemanusiaan ke Aceh dan Sumut

Oleh ,

Petugas Pelindo Regional 1 dan Pelindo Multi Terminal melakukan koordinasi di area dermaga saat pelayanan kapal pengangkut bantuan kemanusiaan di pelabuhan, guna memastikan proses bongkar muat logistik berjalan aman dan lancar.

GIMIC.ID, MEDAN — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan melalui layanan kepelabuhanan yang andal, aman, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Sepanjang periode 30 November 2025 hingga 11 Januari 2026, Pelindo Regional 1 mencatat telah melayani 127 kunjungan kapal yang mengangkut logistik bantuan kemanusiaan untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Layanan tersebut dilakukan melalui tiga cabang pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelindo Multi Terminal, subholding Pelindo yang bergerak di bidang operator terminal nonpetikemas, yakni Pelabuhan Lhokseumawe, Pelabuhan Malahayati, dan Pelabuhan Sibolga.

Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, menyampaikan bahwa Pelindo berkomitmen penuh mendukung upaya kemanusiaan melalui penyediaan fasilitas pelabuhan serta layanan operasional guna memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Kami memastikan seluruh layanan kepelabuhanan berjalan optimal agar distribusi bantuan kemanusiaan dapat tiba tepat waktu di daerah terdampak. Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Pelindo dalam mendukung pemulihan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat,” ujar Jonedi.

Adapun total volume muatan bantuan kemanusiaan yang dilayani mencapai 95.734 ton/m³/unit, yang terdiri dari berbagai kebutuhan penting, seperti sembako, jembatan, alat berat, tangki air, mobil RO (Reverse Osmosis), hingga genset.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap misi kemanusiaan, Pelindo juga memberikan relaksasi biaya layanan kepelabuhanan, guna membantu pemerintah dan masyarakat dalam percepatan penanganan bencana.

Rinciannya, Pelabuhan Lhokseumawe melayani 90 kunjungan kapal dengan volume muatan sekitar 82.040 ton/m³/unit. Sementara itu, Pelabuhan Malahayati melayani 26 kapal dengan volume 13.694 ton/m³/unit, dan Pelabuhan Sibolga melayani 11 kapal yang mengangkut berbagai jenis logistik strategis.

Kapal-kapal bantuan tersebut berasal dari berbagai instansi dan lembaga, antara lain pemerintah pusat dan daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Palang Merah Indonesia (PMI), Badan SAR Nasional (Basarnas), Polri, TNI, Badan Keamanan Laut (Bakamla), PLN, serta sejumlah pihak lainnya.

Direktur Utama Pelindo Multi Terminal, Ary Henryanto, menambahkan bahwa pihaknya memastikan kesiapan operasional selama proses bongkar muat bantuan logistik di pelabuhan.

“Pelindo Multi Terminal memastikan kesiapan fasilitas, peralatan, serta sumber daya manusia di pelabuhan-pelabuhan tersebut agar distribusi bantuan dapat berlangsung lancar dan tanpa hambatan,” jelas Ary.

Lebih lanjut, Pelindo Regional 1 bersama Pelindo Multi Terminal terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), operator kapal, serta seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran arus logistik selama masa penanganan bencana, sekaligus memastikan bantuan kemanusiaan dapat diterima masyarakat secara cepat dan tepat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Baca Juga