Latifah Sudarmy, Penyuluh Agama KUA Tanjung Tiram, Konsisten Menyuluh Warga Pesisir Lewat Program Suluh Laut
Penyuluh Agama Islam KUA Tanjung Tiram, Latifah Sudarmy, saat menyeberangi laut dengan sampan menuju Desa Bandar Rahmat untuk melaksanakan pembinaan keagamaan melalui program Suluh Laut, Kamis (15/1/2026).
GIMIC.ID, BATUBARA — Setiap hari Kamis, Latifah Sudarmy memulai pengabdiannya dengan menyeberangi laut menggunakan sampan kecil menuju Desa Bandar Rahmat, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara. Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Tanjung Tiram, Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara ini menjalankan tugas pembinaan keagamaan melalui program Suluh Laut, sebuah layanan penyuluhan bagi masyarakat wilayah pesisir dan terpencil.
Desa Bandar Rahmat dikenal memiliki keterbatasan akses transportasi serta kondisi geografis yang cukup menantang. Selama ini, jarak dan sarana menjadi kendala utama dalam pelaksanaan pembinaan keagamaan. Namun bagi Latifah, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan komitmennya untuk tetap hadir mendampingi masyarakat sebagai wujud nyata pelayanan Kementerian Agama.
Dalam setiap kunjungannya, Latifah terlebih dahulu berkoordinasi dengan kepala desa dan tokoh agama setempat. Pendekatan ini dilakukan agar kegiatan penyuluhan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung penguatan kehidupan beragama di desa pesisir tersebut.
Pembinaan kemudian dilanjutkan melalui pengajian rutin di masjid dan rumah-rumah warga. Selain itu, Latifah juga aktif mendampingi Majelis Taklim Al-Amin, kelompok binaan yang menjadi pusat kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Desa Bandar Rahmat. Materi disampaikan secara bertahap dan berkelanjutan, disesuaikan dengan kondisi serta aktivitas keseharian masyarakat pesisir.
Seiring berjalannya waktu, program Suluh Laut menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pengajian yang sempat tidak aktif kini kembali berjalan, partisipasi masyarakat meningkat, dan semangat gotong royong dalam memakmurkan masjid mulai tumbuh.
“Keterlibatan pemuda dalam aktivitas keagamaan juga semakin terlihat. Ini menjadi harapan baru bagi keberlanjutan pembinaan di Desa Bandar Rahmat,” ujar Latifah, Kamis (15/1/2026).
Melalui program Suluh Laut, Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pembinaan keagamaan yang inklusif dan merata, khususnya bagi masyarakat wilayah pesisir dan terpencil. Kehadiran penyuluh agama hingga ke pelosok menjadi bagian dari upaya memastikan setiap lapisan masyarakat memperoleh pemahaman agama yang benar, sekaligus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan moderasi beragama agar umat semakin dekat dengan Allah SWT (Tuhan Yang Maha Esa).
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar