OJK: Kinerja Pasar Modal 2025 Solid, IHSG Naik 22,13 Persen dan Investor Terus Bertambah

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi menyampaikan paparan kinerja pasar modal nasional dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK di Jakarta, Jumat (9/1/2026).

GIMIC.ID, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa kinerja pasar modal Indonesia sepanjang tahun 2025 ditutup dengan capaian yang solid di tengah dinamika perekonomian global. Penguatan indeks, peningkatan transaksi, hingga bertambahnya jumlah investor menjadi indikator utama ketahanan pasar modal domestik.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, mengungkapkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di level 8.646,94 pada akhir Desember 2025. Angka tersebut naik 1,62 persen secara month-to-month (mtm) dan melonjak 22,13 persen secara year-to-date (ytd).

“IHSG mencerminkan keyakinan dan persepsi yang positif terhadap perekonomian dan pasar domestik. Meski demikian, secara akumulasi sepanjang 2025 investor asing masih membukukan net sell di pasar saham sebesar Rp17,34 triliun,” ujar Inarno dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK di Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Sepanjang 2025, IHSG mencatatkan rekor All Time High (ATH) sebanyak 24 kali. Level tertinggi IHSG tercatat pada 8 Desember 2025 di angka 8.710,70, dengan kapitalisasi pasar mencapai rekor tertinggi sebesar Rp16 ribu triliun.

Seiring dengan penguatan pasar pada Desember 2025, investor asing tercatat membukukan net buy saham senilai Rp12,24 triliun. Di sisi lain, indeks saham unggulan juga menunjukkan kinerja positif, di mana Indeks LQ45 tumbuh 2,41 persen dan Indeks IDX80 menguat 10,07 persen.

Dari sisi aktivitas perdagangan, Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp18,07 triliun, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang berada di level Rp12,85 triliun.

Sementara itu, kinerja pasar obligasi juga menunjukkan tren penguatan. Indeks pasar obligasi atau Indonesia Composite Bond Index (ICBI) naik 1,08 persen secara mtm pada 2025. Adapun yield Surat Berharga Negara (SBN) secara bulanan turun. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar

Loading...