Minat Warga Beralih ke Kereta Api Meningkat, Penumpang KAI Divre I Sumut Tumbuh 8 Persen Sepanjang 2025
Penumpang menunggu keberangkatan kereta api di Stasiun Medan, mencerminkan meningkatnya minat masyarakat Sumatera Utara menggunakan moda transportasi rel sepanjang tahun 2025.
GIMIC.ID, MEDAN — Minat masyarakat Sumatera Utara untuk menggunakan moda transportasi kereta api terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat pertumbuhan jumlah pelanggan sebesar 8 persen, mengukuhkan kereta api sebagai tulang punggung mobilitas yang semakin diandalkan warga.
Kenaikan tersebut tercermin dari total penumpang yang dilayani KAI Divre I Sumut sepanjang 2025 mencapai 2.638.594 orang, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 2.433.647 penumpang.
Pelaksana Tugas (Plt.) Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa tren positif ini menandakan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang menawarkan perjalanan aman, nyaman, bebas kemacetan, serta terjadwal dengan baik.
“KAI Divre I Sumatera Utara mencatat performa gemilang sepanjang tahun 2025 dengan total pengguna mencapai 2.638.594 orang. Angka ini tumbuh sebesar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Anwar.
Ia menjelaskan, lonjakan jumlah penumpang dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi daerah yang terus bergerak dinamis, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat di wilayah operasional perkeretaapian Sumatera Utara. Kereta api kini berperan strategis tidak hanya sebagai sarana transportasi penumpang, tetapi juga sebagai penggerak roda perekonomian dan distribusi logistik.
Stasiun Medan tercatat sebagai simpul utama pergerakan penumpang dengan volume keberangkatan dan kedatangan tertinggi di Sumatera Utara. Posisi ini disusul oleh Stasiun Kisaran dan Stasiun Tanjung Balai yang menjadi stasiun favorit masyarakat dalam melakukan perjalanan antardaerah.
“Stasiun kereta api kini telah bertransformasi menjadi poros integrasi antarwilayah sekaligus jangkar ekonomi bagi UMKM lokal. Dengan keunggulan tepat waktu dan kapasitas angkut yang besar, kereta api menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Sumatera Utara,” jelas Anwar.
Sepanjang 2025, KAI Divre I Sumut mencatat pertumbuhan signifikan pada tiga layanan kereta api andalannya. KA Sribilah Utama relasi Medan–Rantau Prapat pulang pergi (PP) menjadi layanan dengan lonjakan penumpang tertinggi, tumbuh 19 persen atau melayani 701.728 penumpang.
Pertumbuhan juga terjadi pada KA Siantar Ekspres rute Medan–Siantar PP yang meningkat 13 persen dengan total 500.508 penumpang. Sementara itu, KA Putri Deli relasi Medan–Tanjung Balai PP tetap menjadi rute tersibuk dengan jumlah penumpang mencapai 1.291.015 orang, naik 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Anwar, capaian tersebut tidak terlepas dari upaya modernisasi layanan yang terus dilakukan KAI, mulai dari peningkatan kenyamanan, keamanan, integrasi antarmoda, hingga ketepatan waktu perjalanan.
“Tingginya minat masyarakat menjadi bukti bahwa layanan kereta api yang ekonomis, terintegrasi, aman, dan tepat waktu kini menjadi pilihan utama. Kereta api semakin dicintai sebagai urat nadi transportasi Sumatera Utara,” katanya.
Ia menambahkan, layanan kereta api yang inklusif merupakan bentuk komitmen KAI Divre I Sumatera Utara dalam mentransformasi mobilitas publik sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di seluruh wilayah.
“Melalui integrasi aspek keamanan dan kenyamanan, kami berupaya memberdayakan ekonomi masyarakat hingga ke pelosok Sumatera Utara. Ini merupakan dukungan konkret KAI bagi masyarakat yang dinamis untuk terus bergerak maju dan produktif,” pungkas Anwar.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar