1. Beranda
  2. Bencana Alam
  3. Nasional
  4. Sosial

Wamenag Serahkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Gereja Katolik Terdampak Bencana di Sumut

Oleh ,

Wakil Menteri Agama RI Romo Muhammad Syafi’i menyerahkan bantuan rehabilitasi rumah ibadah Gereja Katolik terdampak bencana di Sumatera Utara.

GIMIC.ID, MEDAN – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafi’i, menyerahkan bantuan senilai Rp2 miliar bagi Gereja Katolik yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Utara. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Catholic Center Christosophia Medan, Senin (29/12/2025).

Bantuan tersebut dialokasikan kepada Keuskupan Agung Medan sebesar Rp200 juta, Keuskupan Agung Sibolga Rp1,7 miliar, serta Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh sebesar Rp100 juta. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung percepatan rehabilitasi rumah ibadah Gereja Katolik yang mengalami kerusakan akibat bencana alam.

Dalam sambutannya, Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk aksi tanggap darurat sekaligus wujud kepedulian Kementerian Agama terhadap rumah ibadah yang terdampak bencana, khususnya Gereja Katolik di wilayah Sumatera Utara.

“Bantuan ini merupakan bentuk kemanusiaan dan tali kasih Kementerian Agama kepada umat Katolik agar seluruh jemaat yang terdampak bencana dapat kembali melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan tenang,” ujar Romo Syafi’i.

Ia menegaskan bahwa pascabencana, upaya pemulihan tidak hanya difokuskan pada aspek fisik, tetapi juga pada pemulihan psikologis umat yang terdampak. Oleh karena itu, rehabilitasi rumah ibadah menjadi salah satu prioritas penting.

“Pasca bencana, yang perlu segera dilakukan bukan hanya pemulihan fisik, tetapi yang tidak kalah penting adalah pemulihan psikis umat. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan gereja-gereja yang rusak dapat segera direhabilitasi sehingga umat bisa kembali beribadah dengan rasa aman dan tenang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wamenag menjelaskan bahwa Kementerian Agama memiliki dua skema dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Pertama, melalui penggalangan donasi peduli bencana dari aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama, dan kedua melalui penyaluran bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Sebelumnya, Kementerian Agama juga telah menyalurkan bantuan sebesar Rp500 juta yang berasal dari donasi ASN Kementerian Agama. Bantuan tersebut telah disalurkan melalui Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara kepada wilayah terdampak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Ahmad Qosbi, menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi suntikan semangat baru bagi umat Katolik yang terdampak bencana.

“Semoga bantuan ini dapat membantu proses pemulihan dan menjadi penguat semangat bagi umat Katolik. Pertemuan ini juga diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antarumat beragama,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Uskup Agung Medan Mgr. Kornelius Sipayung, OFM.Cap, Uskup Agung Sibolga Mgr. Fransiskus Tuaman Sinaga, Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Sumut Marihuttua Pasaribu, serta Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Aceh Baron Pandiangan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Baca Juga