Bobylovers Sumut dan Adimulia Hotel Tanam 1.000 Mangrove di Lubuk Kertang, Target Sejuta Bibit hingga 2026
Anggota Bobylovers Sumatera Utara bersama Adimulia Hotel Medan dan masyarakat menanam mangrove di Desa Lubuk Kertang, Langkat, Minggu (21/12/2025), sebagai aksi rehabilitasi kawasan pesisir dan pencegahan abrasi.
GIMIC.ID, LANGKAT — Komunitas Bobylovers Sumatera Utara (Sumut) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menggelar aksi penanaman 1.000 bibit mangrove di Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Minggu (21/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Adimulia Hotel Medan sebagai agenda lanjutan rehabilitasi kawasan pesisir yang mengalami abrasi dan kerusakan ekosistem.
Aksi tanam mangrove tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari komunitas pecinta lingkungan, unsur swasta, hingga masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya mangrove sebagai benteng alami penahan abrasi, penjaga keseimbangan ekosistem laut, sekaligus pelindung kawasan pesisir dari dampak perubahan iklim.
Penanaman ini merupakan bagian dari program jangka panjang Bobylovers Sumut dengan target penanaman sejuta bibit mangrove hingga akhir tahun 2026 di sejumlah wilayah pesisir Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dukungan ini menjadi bentuk sinergi antara komunitas, pemerintah, dan sektor swasta dalam upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Ketua Bobylovers Sumut, Andy Syahputra, menegaskan bahwa penanaman mangrove ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen jangka panjang yang akan terus dilakukan secara berkesinambungan.
“Ini bukan kegiatan pertama dan tidak akan menjadi yang terakhir. Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, melindungi daratan dari abrasi, serta menjadi habitat penting bagi biota laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir,” ujar Andy.
Ia berharap, melalui aksi nyata tersebut, ekosistem mangrove di Desa Lubuk Kertang dapat kembali pulih dan memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi lingkungan maupun bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami, khususnya generasi muda, untuk turut menjaga alam dan memastikan keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, warga Desa Lubuk Kertang menyambut positif kegiatan penanaman mangrove tersebut. Mereka berharap kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin guna menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan di Kabupaten Langkat.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap alam, Bobylovers Sumut menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam berbagai aksi lingkungan berkelanjutan demi masa depan ekosistem pesisir Sumatera Utara yang lebih lestari.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-Halim)

Komentar