1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Keuangan

OJK: Piutang Pembiayaan Multifinance Capai Rp505,30 Triliun per Oktober 2025

Oleh ,

“Kepala Eksekutif PVML OJK, Agusman, saat menyampaikan pemaparan kinerja industri pembiayaan dalam Konferensi Pers RDKB di Jakarta, 11 Desember 2025.”

GIMIC.ID, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja industri pembiayaan atau multifinance hingga Oktober 2025 tetap menunjukkan pertumbuhan meski melambat. Total piutang pembiayaan tercatat mencapai Rp505,30 triliun, atau tumbuh tipis 0,68 persen secara tahunan (yoy).

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, menjelaskan bahwa pertumbuhan tersebut masih ditopang oleh peningkatan pembiayaan modal kerja.

Hal ini didukung oleh pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 9,28 persen yoy,” ujar Agusman dalam Konferensi Pers RDKB di Jakarta, 11 Desember 2025.

Agusman menegaskan bahwa profil risiko perusahaan pembiayaan tetap terjaga. Rasio non-performing financing (NPF) gross berada di level 2,47 persen, sementara NPF net tercatat 0,83 persen.

Gearing ratio tercatat 2,15 kali atau berada di bawah batas maksimum sebesar 10 kali,” jelasnya.

OJK juga memaparkan perkembangan pada sektor pembiayaan lain, seperti:

Menanggapi kondisi bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah Sumatra, OJK memberikan kemudahan pelaporan bagi industri yang terdampak.

Agusman menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan OJK agar operasional industri tetap berjalan dan tidak terbebani di tengah situasi darurat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2)

Baca Juga