Kecewa Dengan Kinerja Perumda Tirtanadi. 5 Bulan Meteran Air Hilang Tak Kunjung Dipasang
Teks foto
Kondisi meteran air yang hilang belum dipasang- pasang pihak Perumda Tirtanadi
GIMIC.ID, MEDAN - Salah seorang warga Jalan Bromo, Gg. Panjang 1, Kec. Medan Area bernama Anhar kecewa dengan kinerja Perumda Tirtanadi. Pasalnya, meteran air miliknya hilang bulan Mei 2024 tak kunjung dipasang sampai saat ini.
“Saya kecewa dengan kinerja Perumda Tirtanadi. Saya disuruh membayar lunas sebesar Rp681.540 untuk mengganti meteran air dengan NPA 0314370062 yang hilang. Nyatanya, sejak saya membayar tanggal 6 Mei 2024 sampai 10 Oktober 2024 tak dipasang juga. Kalau habis apa tidak direncanakan untuk pengadaaannya,” ujar Anhar kepada wartawan, Kamis (10/10/2024).
Anhar juga mengatakan, dirinya sudah bolak-balik datang ke kantor PDAM Tirtanadi Cabang Medan Denai Jalan Garuda Raya. Namun, petugas di sana berkilah meteran air lagi kosong.
"Setiap saya datang kesana, selalu jawabannya meteran air lagi kosong. Begitu ditanya pasti ada meteran untuk dipasang, petugas tidak bisa memberikan jawaban yang pasti. Untuk apa saya disuruh bayar lunas, nyatanya tidak ada juga meteran air di pasang ke rumah saya," kesalnya.
Disatu sisi, Anhar heran, kenapa meteran air belakangan ini kerap dicuri orang. "Untuk apalah meteran air dicuri, apa bisa dijual lagi? Kalau pun dijual kemana?" tanya Anhar dengan nada kecewa.
Anhar juga mengatakan, air di daerahnya kecil, kadang ada kadang tidak. Dari mana sebenarnya sumber air, kok kadang ada kadang tidak.
"Seharusnya Pelaksanaan Tugas (Plt) Dirut dan Plt Direksi memperhatikan keluhan pelanggan. Untuk, apa kalian jadi Direksi kalau hanya untuk jalan-jalan dan tidak memperhatikan permasalahan ketiadaan air kepelanggan," katanya dengan nada geram.
"Apakah yang duduk jadi Direksi Perumda Tirtanadi ini peduli pelanggan apa tidak," tegasnya.
Diutarakannya, nanti kalau meterannya ada, apa lagi yang kurang. Jangan nanti ada aja alasan, meteran gak ada. Habis itu pipa juga gak ada. "Kalau alasan bisa saja dibuat-buat. Jika tidak mampu jadi Plt. Dirut dan Direksi Perumda Tirtanadi sebaiknya mundur, " pinta Anhar.
Anhar mengungkapkan, dari permasalahan meteran air gak ada dan air Perumda Tirtanadi yang masuk kepelanggan kadang ada kadang tidak. "Ini membuktikan kinerja Plt Direktur Utama dan Direksi Perumda Tirtanadi tidak layak," tandasnya.
Terpisah, Humas Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara Nurlin ketika dikonfirmasi melalui wa mengaku belum mengetahuinya.
"Bisa kirim kan no NPA atau nomor pelanggan aktif yang meterannya hilang. Biar kami cek ke cabang terkait. Ntar kami follow up ya. Terima kasih," ucapnya singkat. (H2/Red)